WWW.SUARARAKYAT.TV

MALANG — Dugaan aktivitas sabung ayam dan perjudian dadu di Desa Wadung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, menjadi perhatian setelah muncul keluhan dari warga setempat. Kegiatan yang diduga berlangsung di wilayah tersebut disebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan menyampaikan bahwa dugaan aktivitas tersebut telah meresahkan lingkungan. Warga berharap ada perhatian serius dari aparat penegak hukum dan pihak terkait agar situasi di tengah masyarakat tetap aman dan kondusif.

“Warga berharap ada tindakan dan pemeriksaan dari pihak berwenang. Jangan sampai keresahan ini terus berlarut-larut,” demikian inti keluhan warga yang disampaikan kepada awak media.

Dugaan Keterlibatan Oknum APH Perlu Ditelusuri

Selain mengeluhkan dugaan sabung ayam dan perjudian dadu, sumber warga tersebut juga menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum APH dalam kegiatan itu. Namun, informasi mengenai pihak yang diduga terlibat maupun bentuk keterlibatannya masih memerlukan penelusuran dan verifikasi lebih lanjut.

Dugaan tersebut perlu ditindaklanjuti secara profesional agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Identitas maupun peran pihak-pihak tertentu tidak sepatutnya disimpulkan sebelum terdapat bukti dan keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Apabila dugaan aktivitas perjudian tersebut terbukti, aparat penegak hukum diharapkan mengambil langkah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Warga Berharap Aparat Penegak Hukum (Polsek Pakisaji & Polres kabupaten Malang) Turun Tangan

Masyarakat berharap aparat kepolisian dan instansi terkait melakukan pengecekan langsung terhadap informasi yang berkembang, termasuk menelusuri lokasi, waktu kegiatan, serta pihak-pihak yang diduga terlibat.

Warga juga berharap penanganan dilakukan secara transparan dan tidak tebang pilih. Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga ketenteraman masyarakat di Desa Wadung dan sekitarnya.

Hingga berita ini disusun, pihak Polsek Pakisaji maupun polres kabupaten Malang belum bisa memberikan keterangan.

Redaksi membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pihak-pihak yang disebut maupun pihak terkait, termasuk pemerintah desa dan aparat berwenang, guna memperoleh informasi yang berimbang sebelum kesimpulan lebih lanjut disampaikan kepada publik.

 

(Tim/Red)