Suararakyat.tv, BONTOA MINASATENE— Kanit Reserse Polsek Minasatene Ipda Umar bersama Bhabinkamtibmas Bontoa Aipda Muhaemin Fattah melaksanakan mediasi terkait kasus perkelahian yang terjadi pada hari kamis 15 Oktober 2026 dan melibatkan siswa SD 55 Bontoa, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya perselisihan berlanjut serta menumbuhkan kembali kerukunan antar siswa. Dalam proses mediasi, pihak kepolisian juga menghadirkan kedua belah pihak orang tua siswa besertaKepala sekolah dan pengajar SD Negeri 55 Bontoa.
Dalam arahannya, Kanit Reserse Polsek Minasatene menyampaikan bahwa perkelahian bukanlah cara yang tepat untuk menyelesaikan masalah. Ia juga mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan kesabaran sejak dini.

“Siswa adalah generasi penerus, mari kita jaga bersama agar tercipta lingkungan belajar yang aman dan damai. Jika ada masalah, selesaikan dengan cara musyawarah dan kepala dingin,” ujarnya.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Bontoa juga menghimbau kepada pihak sekolah dan orang tua untuk lebih intensif membimbing dan mengawasi anak-anak, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat.
Hasil dari mediasi tersebut, kedua belah pihak saling meminta maaf dan berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatan serupa. Pihak sekolah juga menyatakan apresiasinya atas peran aktif kepolisian dalam menjaga kondusivitas di lingkungan pendidikan.
Diharapkan ke depannya, kejadian serupa tidak terulang dan hubungan antar siswa kembali terjalin dengan baik serta harmonis.
HUMAS KAPOLSEK MINASATENE







